Beberapadestinasi kebanggaannya antara lain Disneyland, Gunung Fuji, Arashiyama, Tokyo Tower, Todaiji Temple, dan sebagainya. Kalau sudah ke Jepang, rasanya gak afdol kalau gak mengenakan kimono atau yukata. Banyak orang memakainya saat mengunjungi tempat-tempat wisata, supaya tampak seperti orang lokal. By the way, kimono dan yukata tak sama Halitu disebabkan tekstur dari serat katun jepang lebih tinggi dan rapat. Oleh karena itu, bila dibandingkan dengan katun lokal, tentunya katun jepang akan terasa lebih lembut dan sejuk ketika dikenakan. Di Indonesia, katun jepang juga menjadi bahan utama pembuatan bed cover, jilbab, dan lain-lain yang berkualitas premium. GamisKatun Jepang Lokal,grosir gamis katun jepang tanah abang,produsen gamis katun murah,grosir gamis katun jepang solo,grosir gamis katun jepang surabaya, abang,grosir gamis katun jepang bandung,konveksi gamis katun jepang,grosir gamis katun jepang murah BedaMukena Katun Jepang Dengan Katun Biasa. Tyler Thompson Jun 6, 2018 June 24, 2020 0. Beda Mukena Katun Jepang dengan Katun Biasa Karena material dasar mukena berbahan ini berupa serat 100% bahan katun organic, maka harga dari mukena katun jepang pun sedikit mahal daripada kain katun PE yang biasa, Kainkatun memiliki daya serap keringat yang baik, selain itu juga sejuk dan nyaman saat dipakai. Kain katun Jepang pada umumnya tidak jauh berbeda. Kain ini berasal dari seratus persen kapas dan tidak ada campuran bahan lainnya. Bahan ini disebut-sebut lebih lembut dan halus serta cocok bagi yang memiliki kulit sensitif. Mukenakatun jepang lokal bahan super adem beda dengan bahan rayon yg mudah sobek dan mukena Bali. Tersedia banyak motif kekinian SHABBY CHICK. Ukuran all size standard.. untuk bagian ikatan kepala karet bukan tali Ukuran panjang : Atasan 110 x 120 cm Bawahan 105 x 70 cm Dapat tas cantik juga lho :) Cocok buat koleksi pribadi, hadiah, atau suvenir pulang haji. BedCover Set Katun Lokal Motif Katun Jepang di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Spreikatun jepang lebih tebal dibandingkan dengan jenis kain lainnya, namun tetap adem saat digunakan. Cara untuk membedakannya dengan jenis kain lainnya, Anda bisa menggosokkan kedua sisi kain menggunakan ujung jari. 4. Warna Kain Lebih Cerah Tidak hanya memiliki serat kain yang lembut dan halus, katun jepang juga memiliki warna yang lebih tajam. gamiskatun jepang lokal standar,grosir gamis katun jepang tanah abang,grosir gamis katun jepang surabaya,grosir gamis katun jepang solo,grosir gamis katun jepang MUKENAKATUN JEPANG LOKAL RENDA di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Beli MUKENA KATUN JEPANG LOKAL RENDA di Fatiha Mukena. Promo khusus pengguna baru di aplikasi Tokopedia! Download Tokopedia App. Tentang Tokopedia Mitra Tokopedia Mulai Atur jumlah dan catatan. aUxklP. Jenis-Jenis Kain Spreidan PerbedaannyaKita pasti menggunakan sprei setiap hari. Dari 24 jam, kita menghabiskan rata-rata 6-8 jam di atas ranjang. Karenanya, sprei sangat berpengaruh pada kesegaran tubuh kita. Bisa dibayangkan apabila sprei di rumah terasa keras, kaku, apalagi panas tidak sejuk, pastilah istirahat kita tidak nyaman. Jenis bahan sprei sangat menentukan kenyamanan istirahat kita. Berikut beberapa jenis bahan sprei yang banyak ditawarkan di pasaran saat ini POLYESTERPolyester terbuat dari serat sintetis, kainnya agak kasar, coraknya banyak, mudah diatur tidak mudah kusut, harganya pun cukup ekonomis. Kelebihan polyester adalah halusnya bahan ini. Bahan ini kurang cocok dipakai sebagai sprei karena panas dan / MICROTEXMicrofiber adalah jenis polyester baru yang jauh lebih baik dan lembut daripada polyester biasa. Teksturnya sangat lembut namun tidak sedingin katun. Bahan ini kurang cocok dipakai sebagai sprei karena masih akan terasa panas dan lengketKATUN VISCOSE CVCKain CVC memiliki komposisi 40-60% katun dan sisanya 40-60% tergantung grade CVC bahan viscose yang nyaman dan lembut. Bahan viscose biasanya dipakai untuk kaos, jaket, kemeja, Tidak berbulu setelah dicuci, malah sebaliknya akan makin lembut seiring Warnanya mudah pudar. Tekstur kain agak keras dibandingkan dengan katun jepang, thread count lebih rendah, sehingga tenunan benangnya tidak rapat dan apabila diterawang akan sedikit tembus lihat artikel mengenai thread count untuk informasi mengenai jumlah tenunan benangPANCAJenis bahan ini adalah buatan lokal Indonesia. Komposisinya terdiri dari 50% Katun dan 50% Polyester. Warna-warnanya terlihat lebih terang dan solid karena kandungan polyesternya yang cukup banyak. Untuk motif-motif yang memiliki warna tebal, bahan terasa lebih kaku. Produsen bahan panca antara lain adalah STAR, FORTUNA, NIKITA, BATAMTEX, dll. Jenis bahan ini cukup banyak diminati karena harganya yang cukup miring dan kualitas lebih baik dari bahan full Polyester. Thread Count TC bahan ini biasanya berkisar 144 sehingga kurang dan RENETTESelain Panca, produsen lokal juga membuat jenis kain dengan kadar katun yang sedikit lebih banyak yaitu dengan merk Catra dan merk Renette. Perbandingan komposisinya adalah katun 60% dan polyester 40% sehingga terasa sedikit lebih halus dan lemas dibanding jenis Panca. Thread Count TC bahan ini juga berkisar 144 sehingga kurang atau KATUN CHINACanon atau sering juga disebut Katun China merupakan bahan katun campuran import dari China dengan kualitas yang lebih rendah dibanding Katun Satin atau yang sering disebut dengan Katun Jepang. Canon menggunakan komposisi 75% katun dan 25% LOKALDahulu, katun lokal terbuat dari 100% katun. Tingkat kenyamanan atau kualitasnya bergantung pada kerapatan benang Thread Count/TC yang membentuk kain tersebut. Umumnya bahan yang ada dipasar memiliki kerapatan 150 TC. Akan tetapi, harus selalu berhati-hati dalam memilih bahan full katun, karena hampir semua penjual bahan menyatakan bahwa produk mereka adalah 100% katun, padahal sebenarnya merupakan kualitas katun campuran. Bahan yang mengandung 100% katun terasa lebih lemas dan mudah kusut bila dipegang. Pada awalnya, cukup banyak produsen lokal di Indonesia yang membuat bahan sprei dengan kadar 100% katun seperti Bintang Agung, Renette, dll. Bahkan kualitas bahan katun lokal cukup bersaing di pasar internasional. Akan tetapi beberapa tahun terakhir, seiring dengan membanjirnya produk-produk katun dari China dan Taiwan, katun lokal menjadi kurang dapat bersaing dikarenakan biaya produksi yang cukup tinggi Untuk tetap dapat bertahan dalam bisnis, produsen lokal terpaksa bermain di pasar lain dengan sedikit menurunkan kualitas bahannya mencampur bahan katun dengan bahan lain, seperti polyester sehingga menghasilkan jenis kain, seperti Panca, Catra, Renette, CVC dll. Oleh karena itu, saat ini sudah sangat jarang katun lokal yang memiliki komposisi 100% katun dengan thread count yang JEPANG Dahulu, istilah katun jepang dipakai untuk seluruh jenis kain berbahan 100% katun sama sekali tidak ada campuran dengan polyester / bahan lainnya dengan kerapatan benang paling sedikit 180 TC. Tetapi, sekarang mulai banyak beredar katun jepang dengan komposisi katunnya hanya sekitar 80%-90%. Jika Anda menemukan sprei katun jepang tetapi tidak menuliskan 100% katun, maka Anda patut curiga, silakan tanyakan langsung ke penjual atau membaca spesifikasi produknya supaya lebih KATUNKain katun/cotton merupakan jenis kain rajut knitting yang berbahan dasar serat kapas. Kapas merupakan serat alami yang berasal dari tumbuhan kapas. Bahan baku kapas tersebut menjalani serangkaian proses yang dimulai dari budidaya kapas hingga akhirnya menjadi penggunaan istilah Katun Jepang tidak lagi bisa dijadikan patokan komposisi 100% katun, maka Anda sebaiknya hanya mencari istilah 100% katun, tanpa gimmick atau istilah lainnya untuk merasa yakin dengan komposisi bahan tencel bukan merupakan jenis kain, tetapi merupakan merk dagang yang dimiliki oleh Lenzing Fiber. Tencel terbuat dari jenis bahan Lyocell bubuk kayu selulosa / bambu organik. Bahan ini lembut dan kuat, juga ramah lingkungan seperti katun. Di tengah banyaknya pilihan kain sprei saat ini, tentu suatu hal yang wajar untuk membandingkan kelembutan bahan sprei. Memang kelembutan sprei adalah salah satu karakteristik kain yang penting. Satu hal yang pasti, jangan hanya langsung percaya akan klaim kelembutan suatu kain tanpa membandingkan secara langsung bahannya dengan tangan kelembutan adalah ukuran yang subjektif, dan tidak bisa dibandingkan antara polyester, katun dan tencel, karena masing-masing jenis kain akan memberikan sensasi kelembutan yang berbeda-beda. Hal ini seperti membandingkan derajat kemanisan apel, jeruk, dan anggur, tentu ketiganya bisa jadi manis, namun dengan jenis kemanisan yang khas dan berbeda-beda setiap buahnya. Hal yang sama terjadi untuk perbandingan kelembutan kain polyester vs katun vs tencel. Akan lebih objektif bila kita membandingkan kelembutan dalam satu jenis kain saja, misalnya untuk kain katun dengan thread count yang berbeda-beda. Hal ini karena perbedaan keunggulan dan kelemahan, juga karakteristik lainnya yang juga perlu diperhatikan selain kelembutan bila kita memaksakan untuk membandingkan kelembutan jenis-jenis kain tersebut, maka polyester dan tencel berpotensi memberikan sensasi kelembutan yang lebih tinggi daripada kain katun, terutama polyester high grade seperti microtex atau microfiber. Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa artinya kita harus memilih polyester dan tencel? Mari kita lihat dengan lebih detail satu persatu perbandingan antara polyester/microtex dan tencel dengan merupakan produk turunan dari minyak bumi. Hal ini menyebabkan Polyester dapat dibentuk dengan serat yang sangat halus, sehingga disebut juga sebagai serat benang mikro microfiber. Karena kemajuan teknologi, maka bukan tidak mungkin dibuat serat benang mikro yang semakin lama semakin halus. Hal menarik terjadi pada saat benang Polyester dibentuk / dianyam menjadi kain. Karena kecilnya benang polyester, maka secara natural anyaman kain polyester akan menjadi sangat rapat. Hal ini tidak bisa dihindari. Hasilnya adalah kain yang sangat halus seperti kain untuk gaun wanita, namun tidak adem sama sekali panas. Dengan kata lain, bahan Polyester bisa menjadi sangat halus seperti sutra, namun tidak membiarkan udara keluar masuk secara leluasa, oleh karena itu kelembutan yang diberikan oleh polyester tidak cocok untuk dipakai sebagai sprei, dan lebih cocok dipakai untuk bahan pakaian wanita panas, kain polyester juga cenderung lengket dan akan piling menggumpal semakin lama mungkin bertanya-tanya, bagaimana dengan kain polyester yang dibuat tidak rapat? Seperti kain untuk gaun wanita yang tipis. Benar, itu dapat dilakukan, namun hasilnya adalah kain sprei yang ringkih dan mudah rusak. Tentunya bukan hal yang diinginkan untuk untuk polyester sehalus sutra namun panas dan lengket. Tidak disarankanTENCELKain Tencel juga dapat memberikan tingkat kelembutan yang lebih lembut daripada kain katun 100%. Hal ini terjadi karena kain Tencel dibuat dari serat tumbuhan contohnya adalah dari serat bambu. Karena sama-sama berasal dari bahan natural, maka kain tencel bisa memberikan rasa adem yang sama, atau bahkan lebih tinggi daripada kain katun. Namun sensasi lembutnya sangat berbeda. Sangat banyak yang lebih menyukai kelembutan natural yang diberikan oleh diingat, Anda harus membayar kain Tencel dengan harga yang lebih tinggi daripada kain katun. Kekurangan Tencel adalah durabilitas kekuatan kain Tencel yang sangat rendah, karena idealnya kain Tencel harus di dry clean untuk membersihkannya perawatan yang sangat mahal. Bila Anda memaksakan untuk menggunakan cara pencucian biasa untuk Tencel, maka setelah beberapa kali pencucian, kain Tencel Anda akan menjadi rapuh dan cepat sobek. Jangan rencanakan menggunakan Tencel untuk jangka panjang atau untuk kain sprei sehari-hari Anda karena hal ini tidak untuk tencel lembut namun ringkih dan mahal, sensasi kelembutan yang berbedaKATUNKelembutan katun sangat nyaman karena sudah menjadi pilihan kain sprei sejak jaman dahulu. Katun adalah bahan natural yang dapat memberikan sensasi nyaman untuk mendapatkan katun yang lembut, maka ada 2 faktor yang sangat menentukan, yaitu1. Thread count kain info lebih lanjut dapat dibaca disini2. Ukuran benangKedua hal tersebut sangat menentukan kelembutan kain katun. Semakin rapat suatu kain thread count semakin tinggi, maka idealnya ukuran benang seharusnya semakin kecil, untuk mengkompensasikan berat kain agar tetap lokal biasa menggunakan thread count sekitar 150 thread count. Sepertinya cukup tinggi namun sebenarnya masih cukup kasar. Keuntungannya adalah udara sangat bebas bergerak sehingga cukup adem. Katun jepang biasanya menggunakan thread count sekitar 200 thread count. Jangan sepelekan perbedaan 50 thread count antar katun lokal dengan katun jepang, karena tingkat kelembutan yang dirasakan bisa berbeda sangat jauh, sampai dengan terasa 2x lebih katun yang lebih mahal biasa menggunakan thread count sekitar 250 sampai 300 thread count. Dengan thread count 250-300, maka katun jenis ini akan terasa sangat halus terutama bila dipadukan dengan ukuran benang 60S yang lebih halus. Namun Anda harus membayar biaya yang jauh lebih tinggi untuk katun bagaimana dengan katun dengan thread count lebih dari 300? Nah biasanya ini hanya trik marketing saja, karena secara konstruksi bahan, 300 thread count sudah sangat rapat sehingga jarang bahan yang menggunakan konstruksi lebih dari 300 TC. Berdasarkan pengalaman, brand yang memberikan janji menggunakan thread count 400 TC atau bahkan 700 TC biasanya melebih-lebihkan thread count nya dengan cara multiply dsb suatu praktek yang sudah dilarang oleh pemerintah Amerika Serikat. Sebenarnya mereka hanya menggunakan katun 200 TC saja sehingga dari segi kelembutan, tentu saja sama dengan katun 200 TC. Oleh karena itu, pelanggan harus jeli dan merasakan langsung kainnya dan jangan hanya tergantung pada janji/klaim produsen saja. Untuk membaca lebih lanjut mengenai praktek penipuan ini, dapat dilihat di bawah iniHati – Hati ! Penipuan Thread CountMengenal Benang Single Ply dan Multi PlySaran kami, gunakan sprei dan bedding katun 200 TC, untuk keperluan pemakaian sehari-hari Anda. Karena kain katun 200 TC memiliki keseimbangan yang pas antara harga tidak terlalu mahal, tidak terlalu murah, keademan, kelembutan cukup lembut untuk pemakaian sehari-hari, dan di IndonesiaSprei yang dijamin 100% KatunSprei Leven CottonSprei Leven Cotton sudah lulus uji laboratorium resmi pemerintah. Leven Cotton menjamin hanya menggunakan kain 100% katun tidak dicampur polyester Leven Cotton Menggunakan 100% Katun 200 TCProduk Leven Cotton menggunakan kerapatan benang 200 TC sehingga sangat nyaman dan kuat untuk dipakai sehari-hari. Mohon lihat artikel mengenai thread count untuk informasi lebih Cotton menggunakan jenis kain yang sama dengan yang digunakan oleh brand sprei terkemuka internasional Cotton menggunakan jenis kain yang sama dengan diklaim memiliki Thread Count 400-750 TC padahal sebenarnya hanya 200 TC dan dijual dengan harga 3-4 kali lipatnya di department store terkemuka! Kami hadir untuk memberikan sprei yang lebih baik, lebih nyaman, dan memberikan keseimbangan yang baik antara harga dan Leven CottonKualitas Kain & JahitanTinggi sprei 35 cm, bantal full size dengan frame dan tali guling senada yang lux. Packaging yang mewah terbuat dari mika tebal yang cocok untuk hadiah. Leven Cotton melakukan 3x pengendalian kualitas untuk setiap produknyaAmanKulit Anda adalah organ tubuh terbesar yang bisa menyerap bahan kimia di sekitarnya. Leven Cotton menjamin hanya memakai produk tekstil bebas dari bahan berbahaya dan racun termasuk bebas pewarna Azo, bebas formalin, bebas cadmium, bebas nickel, bebas logam berat, dan bebas bahan kimia berbahaya lainnya yang bisa menyebabkan kanker. Kain Leven Cotton dicelup dan di-print dengan bahan Yang ModernModern dan chic design, khusus untuk generasi Indonesia masa kini. Leven Cotton menyediakan sprei, bedcover, dan coverlet selimut/bedcover tipis yang eksklusifApa yang Dikatakan Oleh Pelanggan Leven Cotton? Best product ever!!! Selalu suka sama design dan bahan dari levencotton. Sekali kenal langsung ga bisa berpaling. Love it. ShelviyaCustomer from Shopee Bahannya enak, warnanya bagus, kualitas oke, harga oke, di pakai pas banget,. Sangat cocok pakai sprei ini 😍😍 Bugar 18Customer from Shopee BAGUUUSSS!!! Ga pernah kecewa sama produk Levencotton. Bikiiin Nagiiiih kalo ada launching koleksi baru Packing super duper rapi banget. Bahan bagus halus adem. Racuuuunn banget levencotton ini. Motif nya jauuuhh lebiihh bagussss drpd di foto nya. Sukaaaaaakk banget. Beli sekali nagih mulu.. 😍😍 selma17Customer from Shopee Awalnya sempat ragu2 dan takut bahannya kurang bagus tapi setelah barangnya sampai.... PUAS bangett!!! Motifnya bagus, kainnya tebal, jahitannya rapi, bahannya adem dan bener2 neplek di spring bed, ngga geser kemana2, yey! Crysalyn QuillingCustomer from Shopee Ini pembelian kedua saya di leven cotton, motif sama bahannya bagus banget, sering-sering promo yaaa leven cotton, suka banget sama produknya iqbalardlihakimCustomer from Shopee Kualitas produk sangat baik, katunnya bener2 adem bahkan di cuaca panas..mantap!! Nisa KiranaCustomer from Shopee Kualitas produk sangat baik. Alussss bagussss motif kerennn lophhhh banget desys2308Customer from Shopee Previous NextMasih Ragu?Pesan contoh kain gratis free sample dari Leven Cotton. Kami akan menanggung ongkos kirim free sample via kurir untuk Jabodetabek / Bandung atau via pos Indonesia. 100% Gratis untuk Anda!Amannya belanja sprei di Leven Cotton meskipun online Promo Berakhir Dalam We in Leven Cotton are wishing you a goodSleep - Love - Dream"Good Night - may you fall asleep in the arms of a dream" Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru lainnya. Kain sudah sejak lama dipakai dan digunakan untuk menutupi bagian tubuh agar terlindungi dari sinar matahari dan kuman. Kain sudah ada sejak zaman nenek moyang dulu. Dulu kain hanya dililitkan saja ke tubuh, hal ini karena pada waktu itu manusia belum mengenal yang namanya menjahit. Lama kelamaan seiring berjalannya waktu, manusia mulai mengenal jahitan. Di zaman modern ini, banyak sekali pabrik dan pengrajin yang menyediakan berbagai macam jenis kain. Salah satu yang paling banyak diminati adalah kain katun. Kain katun memiliki daya serap keringat yang baik, selain itu juga sejuk dan nyaman saat dipakai. Kain katun Jepang pada umumnya tidak jauh berbeda. Kain ini berasal dari seratus persen kapas dan tidak ada campuran bahan lainnya. Bahan ini disebut-sebut lebih lembut dan halus serta cocok bagi yang memiliki kulit sensitif. Biasanya kain katun Jepang memiliki warna yang penuh serta corak yang beragam dan full pada kainnya. Menurut beberapa sumber, penataan katun Jepang terinspirasi dari baju kimono yang cenderung memiliki corak yang banyak dan warnanya yang colorfull. Karena itu, wajar bila harganya lebih mahal dibandingkan dengan jenis katun lainnya. Tekstur yang dimiliki lembut dan berkilau, atau biasa disebut katun satin. Bahan katun memang sudah sangat terkenal, salah satunya adalah katun Jepang. Sesuai dengan namanya, kain ini berasal dari negeri sakura, Jepang. Tapi tahukah Anda, apa saja ciri-ciri dari kain katun Jepang? Bahan ini memiliki tekstur yang halus dan lembut serta kuat dan tahan lama, terasa nyaman di badan dan tidak panas saat digunakan, lebih mudah perawatannya, tidak akan menimbulkan alergi karena terbuat dari bahan alami. Warna pada kain ini juga kuat dan tidak mudah pudar meski sudah dicuci berkali-kali. Sekilas memang mirip dengan kain katun pada umumnya. Namun pastilah ada perbedaan pada bahan tersebut. Terlebih lagi tidak ada campuran bahan lain selain kapas. Kain katun Jepang memiliki ciri khusus yaitu terdapat tulisan “Japan design “ di sisi ujungnya. Atau bisa juga terdapat kode warna pada kain. Daya serap keringat lebih bagus, harganya lebih mahal, kain ini sering digunakan untuk pembuatan blouse wanita. Ada juga yang dipakai untuk membuat mukena sehingga ada istilah mukena katun Jepang. Kain ini memiliki tingkat kualitas premium sehingga bahannya tidak berbulu meski disikat. Sering juga digunakan untuk sprei dan bedcover. Selain itu juga sering digunakan sebagai pembuatan mukena. Jenis kain ini sudah sangat terkenal di dunia konveksi. Tak heran bila bahan ini merupakan salah satu yang menjadi favorite dikalangan konsumen. Dalam proses finishingnya, ada yang namanya proses sateen, yaitu penambahan benang disetiap inci dari kain tersebut. Itulah alasan kenapa benang dan serat kain katun yang berasal dari Jepang ini lebih kuat, awet dan tahan lama. Meskipun termasuk kedalam golongan satin, bukan berarti kain ini panas seperti satin lokal pada umumnya. Sangat cocok untuk dibuat sprei karena cenderung dingin dan halus, sehingga akan memberi rasa nyaman saat tidur diatasnya. Teliti saat membeli sebuah bahan kain tentulah hal yang sangat diharuskan. Bila salah, maka tidak akan memberi kepuasan saat membuatnya. Bagi Anda yang memiliki hobi membuat pakaian, pastikan bahan yang akan dibeli cocok dengan desain pakaian yang dibuat. Itulah beberapa kain katun Jepang beserta ciri-ciri dan kelebihannya. 17-01-2018 1304 Kaskus Maniac Posts 6,302 KASKUS Maniac Posts 7,263 Wah anti luntur donk dsaat dicuci gan beda sama produk dimari 17-01-2018 1327 Kaskus Addict Posts 2,446 wahh cantik cyiin coraknya 17-01-2018 1328 gambarnya kurang banyak gan 17-01-2018 1329 Kaskus Addict Posts 3,565 Katun Jepang itu nama dagangnya di Indonesia. Katun itu berasal dari Cotton kapas disini dibilang katun, kapas sendiri adalah bahan baku utama untuk kain baik woven maupun knit, malah curhat. 17-01-2018 1350 Kaskus Maniac Posts 6,707 boleh juga tuhh kayanya buat beli kain yang modelnya kek gituQuoteOriginal Posted By sealgeek►wahh cantik cyiin coraknya 17-01-2018 1400 Kaskus Addict Posts 2,446 QuoteOriginal Posted By dadang9111►boleh juga tuhh kayanya buat beli kain yang modelnya kek gitu iyaaa lah bagus beliin dong gan 17-01-2018 1409 fahreza225 memberi reputasi Kaskus Addict Posts 1,907 ayo 2 dibeli 5000 semeter bisa nyicil 12 x setahun 17-01-2018 1412 Kaskus Addict Posts 3,305 Ada harga, ada kualitas. 17-01-2018 1639 SALAH satu jenis katun yang sangat disukai masyarakat adalah katun jepang. Meski harganya sedikit lebih mahal daripada jenis katun biasa, tetapi mampu memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Namun, sebelum menjadi pakaian yang akan dipakai, sebaiknya tetap mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya terlebih dulu agar sesuai dengan kebutuhan Anda. Kelebihan dan Kekurangan Kain Katun Jepang Katun Jepang ini biasanya digunakan sebagai bahan gamis karena memiliki karakteristik lembut dengan warna mengkilap dan tidak luntur. Selain itu memiliki daya serap keringat yang lebih baik daripada jenis katun lainnya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami akan membahas lebih lanjut tentang kelebihan dan kekurangannya sebagai berikut. Kelebihan Kain Katun Jepang Memiliki Banyak Motif Jenis katun ini sangat beragam dan memiliki berbagai macam motif. Anda bisa melihatnya mulai dari berbagai macam jenis bunga, polkadot, dan lain-lain. Sehingga Anda memiliki berbagai macam pilihan ketika dibuat menjadi pakaian. Misalnya saja ketika Anda memilih motif bunga, maka Anda bisa menggunakannya untuk gamis. Sedangkan yang bermotif polkadot untuk pakaian sehari-hari. Sangat Lembut di Kulit Kain ini sangat terkenal akan kelembutannya. Sehingga apabila Anda bertanya kepada orang lain, maka mereka akan menjawab bahwa kain katun jepang memiliki rasa yang lembut di kulit. Salah satu alasan kain ini menjadi sangat lembut adalah karena penggunaan serat kapas asli tanpa campuran bahan sintetis pada kain. Sehingga ia menjadi kain yang sangat eksklusif di kelasnya. Selain itu ada beberapa jenis katun lainnya yang juga menggunakan campuran bahan cvc atau microtencel yang masih ada gabungan bahan polyester, sehingga membuat kelembutan pada kain menjadi berkurang. Memiliki Ukuran yang Lebih Tebal Ketika Anda mengangkat kain ini dengan tangan bersamaan dengan kain lainnya, maka Anda bisa merasakan langsung, bahwa kain ini cenderung lebih berat bisa dibandingkan dengan kain katun lokal. Mengapa demikian? Karena bahan dari katun tersebut memiliki kerapatan yang padat. Sehingga apabila Anda membandingkannya dengan katun lokal, dengan cara menyorotkan cahaya ke kedua jenis kain tersebut, maka Anda akan dapat melihat cahaya mana yang banyak menembuh kainnya. Sangat Nyaman Digunakan Jenis katun ini sangat terkenal dengan kenyamanan ketika digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Karena katun sangat terkenal memiliki daya serap keringat yang tinggi dan tidak menimbulkan hawa panas maupun dingin kepada para penggunanya. Sehingga Anda bisa melakukan berbagai macam aktivitas tanpa adanya gangguan yang berarti. Kekurangan Kain Katun Jepang Selain kelebihannya di atas, ada beberapa kekurangan yang patut Anda perhatikan, seperti Rentan Terhadap Asam Bahan katun ini terbilang rentan dengan asam mineral ataupun asam organik yang sering dimanfaatkan untuk membuat tenunan menjadi lebih indah, oleh karena itu penggunaan asam jenis ini pada kain harus dihindari. Mudah Kusut Kainnya sangat mudah kusut karena teksturnya kurang kenyal. Sehingga Anda memerlukan perawatan yang lebih intensif ketika menggunakan jenis kain yang satu ini. Bahan Mudah Menyusut Selain itu, ukuran dari bahan kain yang satu ini sangat mudah menyusut ketika Anda mencucinya. Sehingga apabila Anda membuat busana memakai bahan kain ini harus memberikan ukuran yang lebih besar agar ketika menyusut ukurannya tidak menjadi lebih kecil di badan Anda. Kurang Tahan di Lingkungan Lembab Kain ini kurang tahan dengan kondisi lingkungan yang lebih lembab. Sehingga Anda harus menjaganya agar tetap kering dan bersih dalam proses penyimpanannya. Dari kelebihan dan kekurangan yang sudah dijelaskan, Anda tetap bisa menggunakan kain ini untuk berbagai macam keperluan, seperti pakaian dan lain-lain. Untuk mendapatkan kain ini, Anda bisa melakukan pemesanan secara langsung melalui salah satu e-commerce terbesar di Indonesia yang menyediakan berbagai macam keperluan pokok, sekunder, dan kebutuhan gaya hidup lainnya. Di Blibli, Anda bisa mendapatkan berbagai macam varian, motif, dan harga yang ditawarkan. Anda bisa langsung melakukan pemesanan dengan mengklik di aplikasi Blibli dari rumah sehingga menghemat lebih banyak waktu Anda. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan berbagai macam kupon penawaran menarik di saat berbelanja. Yuk, mulai belanja kain katun jepang di